Faktakalbar.id, NASIONAL – Tekanan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat telah berdampak signifikan pada keuangan daerah, termasuk Kabupaten Jember. Namun, di tengah kebijakan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang ditempuh sejumlah daerah lain, seperti beberapa kabupaten di Kalimantan Barat, Bupati Jember Gus Fawait membuat pengecualian.
Meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jember terkoreksi hingga Rp350 miliar, Bupati Jember Gus Fawait memastikan TPP ASN Jember Tidak Dipotong. Komitmen ini menjadi kontras dengan kebijakan efisiensi yang diambil beberapa Pemda di Kalimantan Barat.
TPP Aman: Komitmen Solidaritas Birokrasi
Komitmen itu disampaikan Bupati dalam kegiatan Olahraga Sore Bersama (OSMA) yang digelar di Jember Sport Garden (JSG), Senin (24/11/2025), dihadiri sekitar 14.000 ASN. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang memperkuat soliditas birokrasi dalam mendorong akselerasi pembangunan daerah.
Di hadapan ribuan ASN, Bupati menjelaskan bahwa beberapa daerah lain harus mengambil langkah pengurangan TPP, namun Jember memilih tidak melakukan hal serupa demi menjaga stabilitas kinerja birokrasi. Ini menjadi poin penting dalam Perbandingan TPP Jember dan beberapa Kabupaten di Kalbar.
Baca Juga: Tuntut Efisiensi, Mahasiswa Desak TPP Sekda dan Kadis se-Mempawah Dihapus
“Olahraga sore bukan soal keringatnya saja, tapi kebersamaan yang membuat kita bertahan,” ujarnya.
Keputusan untuk menjaga TPP ASN Jember Tidak Dipotong ini disambut antusias. Bupati meminta dukungan penuh ASN untuk bekerja maksimal di instansi masing-masing. Ia menegaskan bahwa menurunnya APBD tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kinerja.
Sebagai Bupati termuda dalam sejarah Jember, Gus Fawait menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemimpin, tetapi oleh seluruh elemen birokrasi yang bekerja jujur, cepat, dan produktif.
Ia juga menegaskan bahwa Jember tidak semestinya berada di posisi sebagai daerah pengikut, namun sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur. Untuk itu, ia mengajak ASN untuk menjaga integritas dan mendukung:










