Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang serba cepat dan penuh tekanan, banyak orang mencari cara untuk “melarikan diri” sejenak demi ketenangan jiwa.
Ada yang pergi liburan mahal, ada pula yang berbelanja impulsif.
Padahal, kunci kebahagiaan itu mungkin terkubur tepat di halaman rumah atau di pot kecil di balkon apartemen Anda.
Berkebun kini bukan lagi sekadar hobi orang tua.
Baca Juga: Weekend Ceria! 5 Kartun Legendaris yang Pas Buat ‘Healing’ dan Nostalgia Bareng Keluarga
Aktivitas ini telah diakui secara global sebagai horticultural therapy atau terapi yang menggunakan tanaman untuk memulihkan kesehatan mental dan fisik.
Mengapa menyentuh tanah dan merawat tanaman bisa mengubah mood buruk menjadi senyuman?
Berikut adalah 5 alasan ilmiah dan psikologis mengapa berkebun adalah sumber kebahagiaan yang nyata.
1. Efek Bakteri “Bahagia” di Dalam Tanah
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa aroma tanah basah setelah hujan (petrikor) atau sensasi tangan yang kotor terkena tanah terasa begitu menenangkan?
Ternyata, tanah mengandung mikroba alami yang disebut Mycobacterium vaccae.
Penelitian menunjukkan bahwa ketika kita menghirup atau bersentuhan dengan bakteri ini saat berkebun, tubuh akan terangsang untuk memproduksi serotonin hormon yang mengatur suasana hati dan mencegah depresi.
Jadi, bermain tanah secara harfiah adalah antidepresan alami.
2. Melatih “Mindfulness” (Hidup di Masa Kini)
Kecemasan sering muncul karena kita terlalu memikirkan masa depan atau menyesali masa lalu.
Berkebun memaksa Anda untuk hadir sepenuhnya di masa kini (mindfulness).
Saat Anda memotong daun layu, menyiram air dengan takaran pas, atau memindahkan bibit, fokus Anda terkunci pada apa yang ada di depan mata.
Momen hening ini mengistirahatkan otak dari “kebisingan” notifikasi gadget dan tenggat waktu pekerjaan, memberikan rasa damai yang mendalam.
3. Rasa Pencapaian yang Memuaskan
Ada kepuasan batin yang sulit dijelaskan saat melihat benih yang Anda tanam mulai bertunas, berbunga, atau bahkan berbuah.
Dalam psikologi, ini disebut reward system.
Otak melepaskan dopamin (hormon kepuasan) ketika usaha kita membuahkan hasil.
Memetik cabai hasil tanam sendiri untuk sambal makan siang rasanya jauh lebih nikmat daripada membelinya di pasar, karena di sana ada rasa bangga atas jerih payah sendiri.
4. Olahraga Tanpa Terasa Beban
Berkebun adalah olahraga yang menyamar sebagai hobi.
Menggali lubang, mengangkat pot, berjongkok mencabut rumput liar, hingga mengangkut pupuk adalah aktivitas fisik yang membakar kalori.
Aktivitas fisik intensitas sedang ini memicu pelepasan endorfin.
Berbeda dengan lari di treadmill yang mungkin terasa membosankan bagi sebagian orang, berkebun membuat Anda berkeringat tanpa merasa sedang “disiksa” oleh olahraga, sehingga tubuh menjadi bugar dan hati pun senang.
5. Menumbuhkan Harapan dan Kesabaran
Dunia instan membuat kita sering tidak sabaran.
Namun, alam tidak bisa dipaksa.
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















