CEO Firmans Grup, Hendra Firmansyah, selaku penyelenggara, menyampaikan permohonan maaf jika masih terdapat kekurangan. Ia memastikan kekurangan yang ada akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan kedepannya. Harapannya, Borneo Fair akan datang dapat menyedot pengunjung yang lebih banyak lagi dengan nilai transaksi yang lebih besar.
Selvi (UMKM Kuliner): Mengaku puas digelarnya Borneo Fair 2025. Produknya diserbu pengunjung, sehingga ia bisa meraup untung.
“Alhamdullilah, modal tertutupi di hari keempat. Seterusnya sudah bisa ada untung. Lumayan lah bang, adalah sekitar Rp1 jutaan per malamnya,” ungkapnya.
Baca Juga: Borneo Fair Gairahkan UMKM di Tengah Kelesuan Ekonomi Kalbar
Yani (Pengunjung dari Kubu Raya): Melihat Borneo Fair sangat bagus karena juga menggelar kegiatan untuk anak-anak usia dini.
“Saya ikutkan anak saya di lomba fashion show. Meskipun tidak juara tapi menjadi pengalaman anak saya memiliki rasa percaya diri untuk tampil di muka umum,” ujarnya.
Selvi dan Yani berharap Borneo Fair dapat digelar setiap tahunnya dengan berbagai kreativitas dan inovasi yang lebih gemilang.
Harapan ini selaras dengan keinginan Pemkot Pontianak untuk menjadikan Borneo Fair sebagai Event Tahunan Pontianak yang menghibur maupun mengedukasi masyarakat Kalbar.
(*Mira)
















