Update Pascaerupsi Gunung Semeru: Pengungsi Mulai Pulang, 187 Pendaki Ranu Kumbolo Selamat

Kepala BNPB Suharyanto, menghadiri dan melakukan penanaman bibit pohon pada puncak penanaman pohon sebagai upaya mitigasi vegetasi di Dusun Sirengkel, Desa Mlandi, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pada Jumat (2111). Foto HOFaktakalbar.id
Kepala BNPB Suharyanto, menghadiri dan melakukan penanaman bibit pohon pada puncak penanaman pohon sebagai upaya mitigasi vegetasi di Dusun Sirengkel, Desa Mlandi, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pada Jumat (2111). Foto HO/Faktakalbar.id

Baca Juga: Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Isolir 1.211 KK di Lumajang

Peningkatan aktivitas vulkanik ini mendapat perhatian khusus dari Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto.

Menindaklanjuti arahan pimpinan, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati, langsung turun meninjau lokasi terdampak pada hari yang sama.

Setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak di lapangan, Raditya memastikan bahwa BNPB akan terus mendampingi pemerintah daerah dalam manajemen pascaerupsi Gunung Semeru, khususnya terkait logistik dan peralatan.

“Saat ini penanganan darurat di lokasi terdampak terfokus pada pembersihan material debu dan lumpur. Selain itu, pemenuhan kebutuhan dasar dan pelayanan kepada pengungsi juga menjadi prioritas pemerintah,” ujar Raditya Jati.

Selain fokus pada pembersihan, otoritas terkait juga telah membuka kembali akses lalu lintas vital dari Lumajang menuju Malang melalui jalur Gladak Perak.

Pembukaan jalan ini dilakukan setelah proses pembersihan debu vulkanik selesai, guna mengurai kemacetan panjang yang sempat terjadi akibat penutupan akses sebelumnya.

(*Red)