Faktakalbar.id, LIFESYLE – Pernahkah Anda merasakan nyeri mendadak di ulu hati atau perut bagian kanan atas setelah menyantap makanan berlemak? Banyak orang sering mengira ini hanya gejala maag biasa atau “masuk angin”.
Namun, waspadalah, karena rasa sakit tersebut bisa jadi merupakan sinyal dari tubuh bahwa ada masalah pada kantung empedu Anda.
Batu empedu (gallstones) sering disebut sebagai “penyakit diam-diam” karena kerap muncul tanpa gejala awal, hingga akhirnya penderitanya merasakan serangan nyeri yang hebat.
Kondisi ini terjadi akibat endapan cairan pencernaan yang mengeras di dalam kantung empedu, organ kecil berbentuk buah pir yang terletak tepat di bawah hati.
Baca Juga: Dikira Sehat, 7 Makanan Ini Justru Bahaya Bagi Penderita Sakit Ginjal
Beda Sakit Maag dan Batu Empedu
Meski lokasinya mirip, rasa sakit akibat batu empedu memiliki karakteristik khas.
Menurut Taufik Budi Satrio spesialis bedah digestif, nyeri batu empedu biasanya terasa tajam atau tumpul namun menetap terus-menerus.
“Seringkali keluhannya nyeri pada saluran cerna atas, yakni perut kanan atas atau ulu hati. Uniknya, ada nyeri alih yang bisa terasa hingga ke bagian punggung,” jelas Taufik.
Jadi, jika obat maag tidak mempan meredakan nyeri Anda, saatnya waspada.
Siapa Saja yang Berisiko?
Gaya hidup modern menjadi salah satu pemicu utama.
Pola makan tinggi lemak, sering mengonsumsi makanan siap saji (fast food), dan kurang gerak adalah “makanan empuk” bagi pembentukan batu empedu.
















