Ini adalah cara paling efektif dan populer.
Air perasan lemon atau jeruk nipis mengandung asam sitrat yang berfungsi sebagai antioksidan kuat.
- Caranya: Oleskan atau teteskan sedikit air lemon pada permukaan daging alpukat yang terbuka.
- Hasilnya: Asam ini akan memperlambat proses enzimatik penyebab warna cokelat. Bonusnya, rasa alpukat Anda akan terasa lebih segar tanpa merusak rasa aslinya yang creamy.
3. Teknik Bungkus Rapat (Plastic Wrap)
Setelah memberi lapisan pelindung dengan air lemon, langkah selanjutnya adalah perlindungan fisik.
- Caranya: Gunakan plastik pembungkus makanan (plastic wrap). Jangan hanya menutup wadahnya, tapi tempelkan plastik tersebut langsung menempel pada permukaan daging alpukat.
- Tujuannya: Memastikan tidak ada kantong udara yang terperangkap di antara plastik dan buah. Simpan di dalam kulkas (chiller).
4. Jangan Buang Bijinya
Jika Anda hanya berniat memakan separuh alpukat, belahlah dan simpan bagian yang masih ada bijinya.
Biji alpukat membantu mengurangi luas permukaan daging buah yang terpapar udara langsung, sehingga bagian bawah biji akan tetap hijau segar.
Dengan menerapkan langkah sederhana ini, Anda bisa menghemat uang belanja dan mengurangi sampah makanan (food waste) di rumah.
Alpukat sisa sarapan hari ini, masih tetap cantik untuk salad esok hari!
Baca Juga: Naik Kelas! Sulap Alpukat Jadi 5 Hidangan Mewah dan Sehat Ini
(*Mira)
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















