Indonesia Tempati Peringkat Kedua Kasus TBC Terbanyak di Dunia

Ilustrasi Virus TBC – Kepala Dinas Kesehatan Sambas, Ganjar Eko Prabowo, saat menjelaskan upaya penanggulangan kasus TBC di Sambas, Jumat (9/5/2025).
Ilustrasi Virus TBC. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius. Berdasarkan Global TB Report 2024, Indonesia menempati posisi kedua dunia dalam hal beban kasus TBC di Indonesia setelah India.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus mengungkapkan, jumlah kasus kematian akibat TBC di RI juga terus meningkat dari tahun ke tahun.

Baca Juga: Edukasi Kesehatan: Mitos dan Fakta Penyakit TBC, Bisa Sembuh Total Asal Disiplin Berobat

Benjamin menyebut jumlah kematian akibat TBC jauh lebih banyak dibanding COVID-19. Meski demikian, hal ini kerap tidak disadari oleh masyarakat karena penyakit ini berkembang secara perlahan.

“Bayangkan yang meninggal di atas 125 ribu. Yang meninggal karena TBC lebih banyak daripada COVID, tapi kita nggak anggap,” kata Benjamin usai bertemu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI, Kamis (13/11/2025).

Benjamin bertemu Pramono dalam rangka koordinasi penanganan TBC di Jakarta. Dalam kesempatan itu, ia kembali menyinggung posisi Indonesia yang menempati peringkat kedua tertinggi di dunia untuk jumlah kasus TBC di Indonesia setelah India.

“Sekitar 10 persen penyakit TBC dunia ada di Indonesia,” ujarnya.

Benjamin menegaskan bahwa pemberantasan TBC tidak bisa hanya dilakukan lewat pengobatan medis. Penanganan TBC juga harus melibatkan perbaikan faktor sosial ekonomi dan gizi masyarakat.