Polisi Patroli Sungai Sekayam Usai Viral Dugaan Aktivitas PETI di Bonti

Petugas Polsek Bonti saat melakukan patroli penyisiran di aliran Sungai Sekayam, Kecamatan Bonti, untuk menindaklanjuti video viral dugaan PETI, Senin (10/11/2025).
Petugas Polsek Bonti saat melakukan patroli penyisiran di aliran Sungai Sekayam, Kecamatan Bonti, untuk menindaklanjuti video viral dugaan PETI, Senin (10/11/2025). (Dok. Polres Sanggau)

Faktakalbar.id, SANGGAU – Menindaklanjuti beredarnya video viral di media sosial terkait dugaan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kecamatan Bonti, jajaran Polsek Bonti Polres Sanggau melakukan patroli pencegahan di sepanjang aliran Sungai Sekayam, Senin (10/11/2025) pagi.

Patroli yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Bonti, Ipda Markus, bersama tiga personel Polsek Bonti.

Baca Juga: Sungai Tercemar PETI Ilegal: Warga Sekadau Hulu Bertindak, Hancurkan Alat Tambang di Sungai Ntorap

Petugas melakukan penyisiran intensif di kawasan Dusun Sedae, Desa Kampuh, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau. Lokasi ini diduga kuat sebagai tempat yang terekam dalam video yang sempat ramai diperbincangkan publik tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, tim Polsek Bonti tidak menemukan adanya aktivitas PETI yang sedang beroperasi.

Sepanjang Sungai Sekayam di wilayah itu terpantau aman, tanpa ada pekerja tambang, mesin dompeng, atau aktivitas penambangan lainnya yang mengindikasikan kegiatan ilegal sedang berlangsung.