3. Kurangi Frekuensi Menyentuh Rambut
Sadar atau tidak, banyak dari kita memiliki kebiasaan menyentuh rambut baik itu merapikan poni, membelah rambut, atau sekadar memainkannya.
Tangan kita membawa minyak, keringat, dan kotoran.
Setiap kali Anda menyentuh rambut, Anda mentransfer semua itu ke helai rambut Anda.
Ini secara drastis mempercepat proses rambut menjadi lepek.
Jika Anda harus beraktivitas aktif, pertimbangkan untuk mengikat rambut model ponytail atau cepol agar tidak tergoda untuk terus menyentuhnya.
4. Bijak Memilih Produk Penataan Rambut
Tidak semua produk penataan rambut cocok untuk aktivitas harian yang padat.
Produk yang berat seperti wax, pomade kental, atau serum rambut berbahan dasar minyak (oil-based) akan membuat rambut terlihat berat dan berminyak.
Jika Anda perlu menata rambut, pilih produk yang ringan seperti volumizing mousse (busa untuk volume) atau texturizing spray (semprotan tekstur). Selalu gunakan produk secukupnya less is more.
5. Selalu Sedia “Senjata Rahasia”: Dry Shampoo
Untuk pertolongan instan di tengah hari, dry shampoo (sampo kering) adalah penyelamat terbaik.
Saat Anda merasa rambut mulai berminyak atau kempes, semprotkan dry shampoo secukupnya pada bagian akar rambut.
Beri jarak sekitar 15-20 cm saat menyemprot.
Diamkan selama satu atau dua menit agar produk bisa menyerap minyak, lalu pijat lembut kulit kepala dengan jari Anda dan sisir rambut untuk meratakannya.
Dry shampoo akan langsung menyerap minyak berlebih dan memberikan volume instan pada rambut Anda.
Baca Juga: Lebih dari Sekadar Gaya: 4 Alasan Unik Potong Rambut Dianggap ‘Buang Sial’ di Indonesia
(*Mira)
















