Wayang di Kota Majemuk: Paguyuban Jawa Dorong Jadi Media Pendidikan Karakter

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, saat menghadiri pagelaran wayang yang diadakan oleh Paguyuban Jawa Kota Singkawang, Minggu (9/11/25). (Dok. Instagram/@tjhaichuimie)
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, saat menghadiri pagelaran wayang yang diadakan oleh Paguyuban Jawa Kota Singkawang, Minggu (9/11/25). (Dok. Instagram/@tjhaichuimie)

Faktakalbar.id, SINGKAWANGPaguyuban Jawa Kota Singkawang mendorong kesenian wayang tidak hanya dipertahankan sebagai hiburan tradisional, tetapi juga dikembangkan sebagai media pendidikan karakter dan pembentukan moral generasi muda di tengah masyarakat yang majemuk, Senin (10/11/25).

Baca Juga: Lahan 45 Hektare di Singkawang Timur Disulap Jadi Kawasan Wisata Terpadu Saung Timur

Hal ini disampaikan Ketua Paguyuban Jawa Kota Singkawang, Sutopo Aryanto, dalam pagelaran wayang yang digelar untuk memperingati Hari Wayang Nasional di Gedung Happy Building, Minggu (9/11).

“Kegiatan ini menjadi ruang refleksi akan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya di tengah perubahan zaman,” ujarnya.

Menurut Sutopo, di setiap kisah dan tokoh wayang tersimpan pesan moral yang mendalam tentang kejujuran, tanggung jawab, dan kepemimpinan yang bijak.