Kedua bahan makanan ini menyebabkan lonjakan gula darah yang tentu kurang ideal bagi penderita diabetes.
Untuk jenis beras lain, Akhavan menyebutkan bahwa beras cokelat menawarkan manfaat kesehatan yang lebih baik dibanding nasi putih.
Hal itu karena kandungan seratnya lebih tinggi dan nutrisi tetap terjaga, yang dapat menyebabkan kadar gula darah yang lebih stabil dan meningkatkan kesehatan pencernaan.
Baca Juga: Dilarang Minum Es Saat Demam? Ternyata Mitos, Ini Penjelasan Medisnya
4 Tips Mengonsumsi Kentang Agar Tetap Sehat
Tidak semua cara mengolah kentang aman dan sehat. Kentang goreng dan keripik kentang yang digoreng mengandung lemak trans dan kalori tinggi yang buruk bagi kesehatan.
Agar Kentang Pengganti Nasi Anda tetap sehat, berikut beberapa cara mengolahnya:
- Panggang Kentang: Cara terbaik mengolah kentang adalah dengan memanggangnya. Kentang panggang kaya akan kalium, vitamin B6, folat, dan serat yang mendukung kesehatan.
- Hindari Merebus Terlalu Lama: Meskipun merebus lebih baik daripada menggoreng, metode ini dapat mengurangi nilai gizi kentang. Proses perebusan menyebabkan mineral penting seperti kalium larut ke dalam air rebusan, sehingga nutrisinya berkurang.
- Makan Juga Kulitnya: Kulit kentang mengandung banyak serat dan nutrisi penting. “Jika kulitnya dikupas sebelum merebus kentang, sebagian besar seratnya bisa hilang karena sebagian besar serat terkonsentrasi di dalam atau tepat di bawah kulit,” Akhavan mengingatkan.
- Tambahkan Topping Sehat: Untuk menambah cita rasa dan nutrisi, kamu bisa menambahkan topping sehat seperti Greek yoghurt polos untuk protein, sayuran non-pati untuk serat, protein tanpa lemak (seperti ayam panggang), hingga potongan alpukat sebagai sumber lemak sehat.
Jadi, kentang bisa menjadi Kentang Pengganti Nasi yang sangat baik dan menawarkan nutrisi yang lebih lengkap, asalkan Anda menghindari cara memasak yang tidak sehat, seperti menggoreng dan merebus terlalu lama.
(*Drw)
















