Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Saat demam menyerang, salah satu nasihat yang paling sering kita dengar dari orang tua adalah, “Jangan minum es, nanti demamnya makin tinggi!”
Mitos ini begitu kuat mengakar sehingga banyak orang menghindari air dingin dan hanya memilih air hangat.
Tapi, benarkah minum es saat demam berbahaya? Secara medis, jawabannya adalah: Tidak.
Minum es (air dingin) saat demam justru dianjurkan.
Baca Juga: Tak Selera Makan Saat Demam? 5 Hal Ini Sebenarnya Terjadi di Dalam Tubuh Anda
Larangan ini adalah mitos klasik yang tidak memiliki dasar ilmiah.
Demam adalah respons sistem imun tubuh yang sedang melawan infeksi (virus atau bakteri), bukan disebabkan oleh suhu minuman.
Berikut adalah penjelasan ilmiah mengapa minum air es atau air dingin justru bermanfaat saat Anda demam.
1. Alasan Utama: Mencegah Dehidrasi
Saat demam, suhu tubuh Anda naik.
Untuk mendinginkan diri, tubuh akan mengeluarkan banyak cairan melalui keringat dan penguapan dari kulit.
Jika cairan ini tidak segera diganti, Anda akan mengalami dehidrasi.
Dehidrasi adalah musuh terbesar saat sakit.
Dehidrasi membuat demam lebih sulit turun, tubuh semakin lemas, dan sakit kepala memberat.
Faktanya: Banyak orang (terutama anak-anak) merasa lebih segar dan cenderung minum lebih banyak jika airnya dingin.
Minum air es membuat proses hidrasi lebih mudah dan menyenangkan, sehingga membantu Anda memenuhi kebutuhan cairan tubuh untuk melawan demam.
2. Membantu Menurunkan Suhu Tubuh dari Dalam
Logika sederhana berlaku di sini.
Demam adalah kondisi tubuh yang “kepanasan”.
Mengonsumsi cairan dingin dapat membantu memberikan sedikit efek pendinginan dari dalam tubuh (meskipun efek utamanya tetap hidrasi).
Ini jauh lebih penting daripada sekadar mengompres dahi.
















