Apel tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Asisten I Setda Kabupaten Sambas, Pasi Ops Kodim 1208 Sambas, Danyon 645 GTYP, Kasubsi Pra Penuntutan Kejari Sambas, Kasatpol PP, Kepala BPBD, serta perwakilan dari Dishub, Manggala Agni, dan instansi terkait lainnya.
Baca Juga: Update Bencana BNPB: Angin Kencang dan Banjir Landa 5 Wilayah, Kesiapsiagaan Ditingkatkan
Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana dan pengecekan berbagai sarana penanggulangan.
Petugas memeriksa kesiapan peralatan seperti posko siaga, alat pernapasan (SCBA), pompa jinjing, APD karhutla, water tank portable, sepeda motor trail, perahu karet, dan mobil pemadam kebakaran.
Hoerrudin menegaskan, apel ini adalah wujud komitmen bersama untuk melindungi masyarakat.
“Apel kesiapsiagaan ini adalah wujud nyata komitmen kami bersama seluruh elemen untuk selalu siap menghadapi potensi bencana. Kesiapsiagaan bukan hanya soal alat dan personel, tapi juga kesiapan mental dan integritas dalam memberikan perlindungan karena keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tegas Kompol Hoerrudin.
“Kesiapsiagaan adalah panggilan hati untuk melindungi masyarakat dengan semangat solidaritas, sinergi, dan profesionalisme,” pungkasnya.
(Ra)
















