Namun, Pemkab Melawi harus menyesuaikan postur APBD agar tetap sehat di tahun 2026.
Menurutnya, salah satu cara untuk menurunkan proporsi belanja pegawai adalah dengan memangkas komponen rutin yang masih bisa dikoreksi, yaitu TPP.
Ia berharap, meski kondisi ekonomi ASN akan berubah, langkah ini bisa menjadi momentum untuk hidup lebih mandiri dan produktif.
Bersamaan dengan rencana pemotongan TPP ini, Dadi pun mengajak seluruh ASN untuk aktif berkebun dengan memanfaatkan pekarangan rumah atau lahan kosong.
Ia mencontohkan tanaman seperti cabai dan sayuran sebagai bagian pengembangan produktivitas pegawai.
“Ditengah efisiensi keuangan daerah turut berimplikasi pada TPP, ASN dapat memanfaatkan kesempatan untuk berkebun, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” pungkasnya.
Baca Juga: Bekas Gedung Puskesmas Melawi Diduga Beralih Fungsi Jadi Gudang Logistik PETI
(*Mira)
















