Kegiatan apel siaga ini sejalan dengan arah kebijakan BNPB dalam memperkuat mitigasi bencana, khususnya menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang meningkat menjelang akhir tahun.
Langkah ini juga menjadi bentuk kesiapsiagaan bersama lintas sektor untuk memastikan seluruh unsur pemerintah siap dalam menghadapi potensi ancaman bencana.
Baca Juga: Banjir Semarang Terkendali, BNPB Tetap Ingatkan Mitigasi Jangka Panjang
Dalam kesempatan tersebut, BNPB menegaskan pentingnya sinergi dan kesiapsiagaan antarinstansi sebagai fondasi penanggulangan bencana yang efektif.
“Kesiapan sektor infrastruktur menjadi bagian penting dalam sistem mitigasi bencana nasional, karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan,” ujar Abdul Muhari di sela kegiatan apel.
Apel siaga ini juga menjadi wadah koordinasi lintas sektor untuk memperkuat kolaborasi antara lembaga teknis dan lembaga kebencanaan, serta memastikan sistem tanggap darurat dan mitigasi berjalan secara terpadu dari pusat hingga daerah.
(ra)
















