Sering Merasa Meledak-ledak? Ini 5 Langkah Efektif Manajemen Emosi

"Sering merasa emosi meledak-ledak dan sulit dikontrol? Pelajari 5 langkah manajemen emosi yang efektif, mulai dari mengenali pemicu hingga memilih respon."
Sering merasa emosi meledak-ledak dan sulit dikontrol? Pelajari 5 langkah manajemen emosi yang efektif, mulai dari mengenali pemicu hingga memilih respon. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Pernahkah Anda merasa emosi memuncak begitu cepat hingga rasanya tidak terkendali? Anda mungkin berteriak, membanting pintu, atau mengucapkan kata-kata yang kemudian Anda sesali.

Emosi yang meledak-ledak seperti ini adalah pengalaman yang umum, namun sering kali membuat diri sendiri dan orang lain merasa tidak nyaman.

Kabar baiknya, kemampuan mengelola emosi bukanlah bakat bawaan, melainkan keterampilan yang bisa dipelajari dan dilatih.

Jika Anda sering merasa “meledak-ledak”, berikut adalah lima langkah manajemen emosi yang dapat Anda praktikkan.

Baca Juga: Bukan Ditahan, Ini 3 Cara Efektif Mengontrol Emosi Agar Tetap Tenang

1. Kenali Tanda dan Pemicunya

Langkah pertama dalam manajemen emosi adalah kesadaran diri.

Anda tidak bisa mengelola sesuatu yang tidak Anda sadari.

Cobalah menjadi pengamat bagi diri Anda sendiri.

Perhatikan tanda-tanda fisik sesaat sebelum meledak, seperti jantung berdebar kencang, napas menjadi pendek, rahang mengeras, atau tangan mengepal.

Selain itu, identifikasi pemicu (trigger) Anda.

Apakah itu situasi, orang, atau pikiran tertentu? Mungkin Anda merasa tidak didengar, lelah, lapar, atau sedang menghadapi kritik.

Dengan mengenali pola-pola ini, Anda bisa bersiap lebih awal sebelum emosi itu mengambil alih.

2. Ambil Jeda Seketika (The Pause)

Ini adalah langkah paling krusial.

Saat Anda merasakan tanda-tanda emosi akan memuncak, paksa diri Anda untuk berhenti.

Ciptakan jeda antara pemicu (stimulus) dan reaksi Anda.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah berhenti bicara; jangan ucapkan apa pun meskipun Anda sangat ingin.

Segera ambil napas panjang dan dalam.

Tarik melalui hidung sambil berhitung sampai empat, tahan sejenak, dan hembuskan perlahan melalui mulut sambil berhitung sampai enam.

Ulangi ini beberapa kali.

Jika memungkinkan, mundurlah secara fisik.

Tinggalkan ruangan atau situasi tersebut sejenak dengan mengatakan, “Saya perlu waktu sebentar.”