Destinasi unggulan Ketapang yang dipaparkan Bupati antara lain:
- Wisata Alam: Bukit Batu Daya, Air Terjun Siling Beroban, Sungai Pawan.
- Wisata Bahari: Pulau Sawi, Pulau Bawal.
- Cagar Budaya: Keraton Matan dan Makam Raja-Raja Tanjungpura.
Bupati menegaskan fokus Ketapang bergeser.
“Kita tidak lagi fokus pada perluasan tambang dan sawit, melainkan memperkuat infrastruktur dasar seperti: jalan, listrik, jaringan internet sebagai fondasi bagi investasi hijau dan pariwisata berkelanjutan,” paparnya.
Menariknya, setelah paparan tersebut, Konsulat Malaysia di Pontianak langsung menghubungi Bupati karena tertarik berinvestasi di sektor wisata bahari Ketapang, khususnya di Pulau Sawi dan Pulau Bawal.
“Usai sesi dialog, Konsulat Malaysia, Bapak Azizul, menyampaikan ketertarikannya untuk datang langsung ke Ketapang melihat potensi wisata bahari kita,” tambahnya.
Arah Kebijakan Investasi Ketapang Berbasis Berkeadilan
Forum BIRD 2025 merupakan wadah penting untuk membangun kesadaran dan kerja sama ekonomi lintas Borneo.
Bupati Alex menegaskan, Arah Kebijakan Investasi Ketapang akan selalu berpijak pada pembangunan yang berkeadilan, sesuai dengan visi daerah: “Pembangunan berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang maju dan mandiri.”
“Investasi harus menjadi jalan untuk pemerataan pembangunan, peningkatan daya saing sumber daya manusia, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Itulah arah Ketapang hari ini dan ke depan,” pungkasnya.
(*Af)
















