Secara paralel, BNPB telah mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak dua hari lalu.
Metode ini diambil untuk mengelola cuaca agar hujan tidak jatuh ke wilayah terdampak dan hulu, sehingga proses perbaikan tanggul bisa berjalan optimal.
2. Jangka Menengah (Mitigasi) BNPB akan berkoordinasi untuk mitigasi struktural dan non-struktural. Dukungan struktural meliputi penguatan tanggul secara permanen dan normalisasi sungai, sesuai harapan warga.
Sedangkan mitigasi non-struktural akan dilakukan melalui penguatan kapasitas masyarakat lewat program Desa Tangguh Bencana (Destana).
3. Jangka Panjang (Ekologi) Mitigasi berbasis ekologi akan menyasar hulu Sungai Widodaren di lereng Pegunungan Kapur Utara yang telah banyak berubah fungsi.
Pengembalian marwah hulu sebagai daerah resapan air akan dilakukan melalui sinergi lintas kementerian/lembaga dan peran aktif masyarakat.
Baca Juga: Update BNPB: Banjir Semarang, Longsor Bandung Barat, dan Erupsi Lewotobi Landa Indonesia
Di akhir pertemuan, BNPB menyerahkan bantuan logistik dan peralatan, termasuk selimut, beras, hygiene kit, dan sembako.
Diharapkan, seluruh upaya penanganan banjir Pati ini dapat memulihkan kondisi warga dan membangun ketangguhan yang sejati di Ketitang Wetan.
(*Red)
















