Kali ini dia mengangkatnya dan seorang pria Amerika Serikat (AS) berada di seberang telepon. Pria itu mengatakan berasal dari Google Support.
Dalam telepon itu, Mitrovic diberitahu akunnya menunjukkan aktivitas mencurigakan. Seorang penyerang juga disebutnya memegang akses selama seminggu terakhir dan telah mengunduh data akun.
Baca Juga: Tips Belanja Digital Aman: Jamin Keamanan Transaksi Online dengan 5 Langkah Penting Ini
Baru setelah berbicara dengan pria itu, dia menyadari telah berbicara dengan AI. Menurutnya, penipuan memang makin canggih sekarang.
“Orang-orang sibuk dan penipuan ini tampak cukup sah membuat saya akan memberikan mereka AI untuk upayanya. Banyak orang akan teperdaya, tetapi pada tingkat individu dengan tools terbaik memiliki kewaspadaan,” jelasnya dikutip dari Tom’s Guide, Kamis (23/10/2025).
Untuk menghindari diri menjadi korban, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah tidak terburu-buru memeriksa pesan yang masuk.
Penipu akan menanamkan rasa urgensi agar calon korbannya cukup cemas dan tertekan sehingga akan menuruti apapun yang diinstruksikan.
Selain itu, penting untuk memeriksa alamat email atau informasi yang masuk dan memastikan apakah email yang masuk berasal dari perusahaan yang memang terpercaya.
Terakhir, gunakan perangkat lunak antivirus terbaik di perangkat agar perangkat akan tetap terlindungi dari malware atau virus saat membuka email phishing.
(ra)
















