Sambas  

Satpolairud Sambas Evakuasi Jenazah ABK yang Meninggal di Perairan Kepri

Personel Satpolairud Polres Sambas saat mengevakuasi jenazah Mulyadi (49), ABK KM. Wirangga, yang meninggal dunia. (Dok. Ist)
Personel Satpolairud Polres Sambas saat mengevakuasi jenazah Mulyadi (49), ABK KM. Wirangga, yang meninggal dunia. (Dok. Ist)

AKP Sadoko membeberkan kronologi kejadian berdasarkan keterangan sejumlah saksi di atas kapal. Peristiwa bermula pada Sabtu (25/10) sekitar pukul 15.00 WIB.

“Begitu tiba di kapal, pemeriksaan dilakukan termasuk memintai keterangan sejumlah saksi yang ada. Dimana kejadian tersebut bermula, ketika pada Sabtu (25/10), sekitar pukul 15.00 WIB, saksi yang juga ABK akan Salat Ashar, kemudian mengambil wudhu di ruang bawah, saat itulah saksi ini melihat Mulyadi dalam keadaan tak berdaya dan mengeluhkan sakit pada bagian dadanya,” katanya.

Mendapati rekannya sakit, saksi tersebut segera memberitahukan ABK lain. Mulyadi kemudian dibawa ke sebuah ruangan untuk beristirahat.

“Mulyadi sudah dibawa ke sebuah ruangan untuk beristirahat, namun selang 20 menit kemudian, Mulyadi semakin menunjukkan tanda-tanda sakit yang bertambah, dimana seperti nafas sudah tidak menentu, begitu ditanya sudah kurang respon, dan begitu di cek diduga sudah tidak bernyawa,” jelas Sadoko.

Atas kejadian itu, nakhoda kapal segera melapor ke Satpolairud Polres Sambas. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Pemangkat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: ABK Kapal Pencari Cumi-cumi Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Kerja di Perairan Pulau Temajo Mempawah

AKP Sadoko menegaskan, hasil visum tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kematian korban dipastikan murni karena sakit.

“Korban sempat dievakuasi, selanjutnya dibawa ke RSUD Pemangkat, dan hasil pemeriksaan visum oleh dokter di RSUD Pemangkat, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan kematian didasarkan pada sebab sakit,” katanya.

Kesimpulan ini juga diperkuat dengan keterangan dari pihak keluarga korban.

“Hal ini juga diperkuat dengan keterangan pihak keluarga, dimana korban juga sering mengeluhkan sakit,” tambahnya.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah ABK meninggal dunia tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman.

(*Red)