Tim peneliti dari Harvard menekankan bahwa “jumlah langkah total jauh lebih penting dibandingkan seberapa sering seseorang berjalan dalam seminggu.”
Dengan kata lain, Anda tidak perlu stres jika melewatkan satu hari atau tidak mencapai target 10.000. Yang terpenting adalah Anda tetap bergerak dan mengumpulkan langkah kapan pun Anda bisa.
Bahkan, manfaatnya terus bertambah. Mereka yang berjalan antara 5.000-7.000 langkah per hari menunjukkan penurunan risiko kematian hingga 32%.
Temuan ini mengubah cara kita memandang aktivitas fisik.
Daripada terobsesi pada angka 10.000 yang kaku, para peneliti menyarankan untuk fokus pada target yang lebih realistis, yaitu minimal 4.000 langkah.
Jadi, lupakan rasa bersalah karena tidak mencapai target ambisius.
Pesannya sederhana: setiap langkah berarti, dan sedikit aktivitas jauh lebih baik daripada tidak sama sekali. Mulailah bergerak!
Baca Juga: Studi Ungkap Manfaat Olahraga Malam Lebih Baik untuk Jantung: Ini Penjelasannya
(*Mira)
















