3. Akumulasi Stres Harian
Sepanjang hari, Anda mungkin menghadapi berbagai tekanan: tenggat waktu pekerjaan, kemacetan, atau konflik kecil dengan rekan kerja.
Di pagi hari, tingkat toleransi Anda mungkin masih tinggi.
Namun di sore hari, semua stres kecil itu terakumulasi hingga memuncak.
Beban mental Anda sudah penuh, sehingga masalah kecil yang sepele pun terasa seperti masalah besar.
4. Dehidrasi Ringan
Banyak orang lupa minum air yang cukup sepanjang hari.
Saat tubuh mengalami dehidrasi ringan di sore hari, efeknya tidak hanya haus.
Dehidrasi dapat menyebabkan sakit kepala, kesulitan berkonsentrasi, dan perubahan suasana hati yang signifikan, termasuk merasa lesu dan mudah tersinggung.
5. Pengaruh Ritme Sirkadian (Cahaya)
Tubuh kita memiliki jam biologis yang disebut ritme sirkadian.
Saat matahari mulai terbenam dan cahaya meredup, tubuh secara alami mulai memproduksi melatonin (hormon tidur) dan menurunkan produksi kortisol (hormon stres/energi).
Transisi ini secara psikologis juga bisa membuat beberapa orang merasa melankolis atau reflektif, yang sering disalahartikan sebagai kesedihan atau sensitif.
Baca Juga: Lagi OVT Saat Hujan? Ini 5 Rekomendasi Lagu Hindia yang Bikin Hati Tenang
(*Mira)
















