Faktakalbar.id, SEKADAU – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Nanga Taman menyebabkan jembatan utama di Dusun Landau Mentawak, Desa Pantok, roboh diterjang arus sungai, Jumat (17/10/2025).
Ambruknya jembatan tersebut berdampak serius pada konektivitas warga.
Akses darat yang menghubungkan Desa Pantok dengan dua desa lainnya, yaitu Desa Sebabas dan Desa Nanga Suri di Kecamatan Nanga Mahap, kini terputus total.
Baca Juga: BMKG Kalbar Rilis Pembaruan Cuaca Senin Ini, Waspada Peningkatan Intensitas Hujan di Sore Hari
Kondisi ini praktis mengisolasi ribuan warga yang setiap hari mengandalkan infrastruktur tersebut untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan sosial.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, intensitas hujan yang tinggi sejak Jumat pagi membuat volume air sungai meningkat drastis.
Arus yang kuat diduga menggerus bagian fondasi jembatan secara terus-menerus, hingga akhirnya konstruksi jembatan tidak mampu lagi bertahan dan ambruk terbawa arus.
Pihak berwenang setempat telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar lokasi jembatan yang roboh karena kondisi tepi sungai masih labil.
Baca Juga: Truk Pengangkut Sembako Terbalik di Jalur Sekadau-Sintang, Muatan Berceceran di Jalan
Warga yang mencoba mencari jalur alternatif dengan menyeberangi sungai juga diminta untuk sangat berhati-hati dan waspada terhadap arus yang masih deras.
Saat ini, warga di tiga desa tersebut sangat berharap adanya tindakan cepat dari pemerintah daerah untuk membangun jembatan darurat.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan vitalnya peran infrastruktur penghubung dan perlunya peninjauan kekuatan jembatan di daerah lain yang rawan terdampak cuaca ekstrem.
(ra)
















