Sisa anggota lainnya diduga kuat melarikan diri ke dalam hutan usai perlawanan mereka dipatahkan.
Setelah memastikan situasi aman, Satgas langsung bergerak masuk ke dalam kampung untuk menjamin keselamatan warga sipil.
Iwan menegaskan tidak ada warga yang menjadi korban dalam kontak senjata tersebut.
Langkah selanjutnya adalah penyisiran untuk menyita barang-barang milik OPM yang ditinggalkan.
“Kita menyita satu pucuk senjata api rakitan dan empat senapan angin, munisi berbagai kaliber satu, alat bidik Simons, satu teropong Newcon,” jelas Iwan.
Selain persenjataan, TNI juga berhasil mengamankan barang bukti lain yang menguatkan aktivitas kelompok separatis di wilayah tersebut.
“Kita juga menyita dokumen organisasi OPM, atribut bintang kejora, peralatan komunikasi, serta berbagai perlengkapan lapangan milik kelompok separatis,” tegasnya.
Keberhasilan operasi TNI rebut Kampung Soanggama ini, menurut Iwan, menjadi bukti dedikasi TNI dalam menjaga kedaulatan negara dan melindungi segenap tumpah darah Indonesia dari ancaman kelompok bersenjata.
Baca Juga: DPR: Konflik di Papua Salah Satunya Dipicu oleh Perlindungan Tambang Ilegal
(*Red)












