Gempa M6,6 Luluh Lantakkan Sarmi, Puluhan Rumah Hancur dan Warga Mengungsi

Kondisi salah satu rumah warga yang rusak berat akibat guncangan gempa Magnitudo 6,6 di Kabupaten Sarmi, Papua.
Kondisi salah satu rumah warga yang rusak berat akibat guncangan gempa Magnitudo 6,6 di Kabupaten Sarmi, Papua.

Akibat kerusakan ini, 19 kepala keluarga terdampak langsung dan enam di antaranya memilih mengungsi secara mandiri.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Laut Filipina, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami di Sulut

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarmi bersama TNI-Polri dan relawan telah bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan warga dan mendata secara akurat dampak gempa Sarmi tersebut.

Sebagai respons cepat dari pemerintah pusat, Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB telah diterbangkan ke Papua.

“TRC BNPB dini hari tadi bertolak menuju wilayah terdampak. Pagi ini tim telah tiba di Jayapura dan akan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Sarmi,” ungkap laporan resmi BNPB, Jumat (17/10).

Tim ini akan bertugas mendampingi pemerintah daerah dalam melakukan kaji cepat dan merencanakan langkah-langkah penanganan darurat selanjutnya.

BNPB juga mengimbau warga untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa susulan.

Warga diminta untuk menjauhi bangunan yang telah retak atau rusak. Penanganan dampak gempa Sarmi masih terus berlangsung di lapangan.

Baca Juga: Dampak Gempa Sumenep: 3 Warga Luka-Luka dan Puluhan Rumah Hancur

(*Red)