Demo Sopir Truk Kalbar: Jika Tak Ada Langkah Konkret, Kami Akan Mogok Massal

Ilustrasi - Ratusan sopir truk menggelar demo di Pontianak menagih janji pemerintah atasi kelangkaan solar subsidi. Mereka mengancam akan mogok massal jika tidak ada solusi konkret. (Dok. Ilustrasi/Faktakalbar.id)
Ilustrasi - Ratusan sopir truk menggelar demo di Pontianak menagih janji pemerintah atasi kelangkaan solar subsidi. Mereka mengancam akan mogok massal jika tidak ada solusi konkret. (Dok. Ilustrasi/Faktakalbar.id)

Koordinator aksi, Ali, mengatakan aksi ini merupakan puncak dari kekecewaan para sopir terhadap tidak adanya kebijakan jelas dalam menjamin ketersediaan BBM subsidi bagi angkutan rakyat.

“Kami sudah berkali-kali menyampaikan keluhan. Tapi sampai hari ini belum ada langkah konkret. Kalau tetap tidak ada solusi, kami akan lakukan mogok massal di seluruh Kalimantan Barat,” ujar Ali.

Ali menjelaskan, selama ini para sopir sering kesulitan mendapatkan solar di SPBU, bahkan harus mengantre hingga berjam-jam.

Di banyak daerah, harga solar subsidi dijual jauh di atas harga resmi, membuat biaya operasional truk meningkat tajam.

Baca Juga: Manajemen SPBU Lintang Batang Bantah Isu Mafia Migas Subsidi: “Insiden Murni Kecelakaan Teknis, Bukan Perebutan Solar”

“Kami ini tulang punggung distribusi barang. Kalau kami berhenti, otomatis distribusi ke Pantura, Sintang, Kapuas Hulu, sampai Pontianak akan lumpuh,” katanya.

Menurutnya, aksi mogok besar-besaran akan menjadi langkah terakhir bila pemerintah tetap tidak menindaklanjuti tuntutan para sopir.

Dalam aksi tersebut, para sopir menuntut agar pemerintah memperbaiki sistem penyaluran solar subsidi agar benar-benar sampai ke pengguna yang berhak.

Mereka juga meminta adanya pengawasan lebih ketat terhadap praktik penyelewengan di lapangan yang membuat sopir angkutan kesulitan memperoleh bahan bakar.

(dhn)