Faktakalbar.id, JAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memberikan sinyal kuat bahwa pesawat tempur Chengdu J-10 buatan China akan segera memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI Angkatan Udara.
Pernyataan singkat namun tegas ini disampaikannya di tengah upaya modernisasi pertahanan Indonesia, Rabu (15/10/25).
Saat menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta Pusat, Menhan memberikan konfirmasi yang telah lama dinantikan.
“Sebentar lagi terbang di Jakarta,” ujar Sjafrie singkat.
Meskipun konfirmasi ini menjadi sorotan, detail lebih lanjut mengenai jumlah unit yang akan diakuisisi, total biaya, serta jadwal pasti pengiriman armada tempur tersebut belum diungkapkan secara resmi oleh pemerintah.
Rencana akuisisi jet tempur ini telah dikaji oleh Kemenhan sejak Juni 2025.
Saat itu, pemerintah mempertimbangkan untuk membeli hingga 42 unit J-10C, yang kemampuannya dinilai setara dengan jet tempur modern lain seperti F-16 buatan Amerika Serikat.
Baca Juga: Drone Tempur ANKA Tiba di Lanud Supadio Pontianak, Ini Spesifikasi Canggihnya
Sebelumnya, Wakil Menhan Donny Ermawan Taufanto juga pernah menyatakan keterbukaan pemerintah terhadap pembelian ini, dengan syarat utama memenuhi kriteria teknis dan harga yang terjangkau.
“Kalau memang kita evaluasi, pesawat ini bagus, ya memenuhi kriteria yang kita tetapkan, apalagi harganya murah, ya kenapa tidak,” kata Donny pada Juni 2025 lalu.
(ra)
















