Mandat utama yang diberikan kepada jajaran pengurus baru adalah optimalisasi model bisnis, penguatan struktur pendanaan jangka panjang, serta penguatan tata kelola perusahaan.
Langkah strategis ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat konektivitas udara nasional dan internasional.
Tujuannya adalah mendukung pemulihan sektor pariwisata serta memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat penerbangan di Asia Tenggara.
Baca Juga: PLN Umumkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru Lewat RUPSLB
Dengan adanya Direksi Baru Garuda Indonesia, pemerintah menaruh harapan besar agar flag carrier nasional ini dapat kembali sehat, berkembang, dan menguasai jalur-jalur domestik, termasuk di Kawasan 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) demi menyukseskan Visi Indonesia Emas 2045.
Berikut adalah susunan lengkap direksi dan dewan komisaris Garuda Indonesia hasil RUPSLB:
Direksi
- Direktur Utama: Glenny H. Kairupan
- Wakil Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro
- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara
- Direktur Niaga: Reza Aulia Hakim
- Direktur Operasi: Dani Haikal Iriawan
- Direktur Teknik: Mukhtaris
- Direktur Human Capital & Corporate Service: Eksitarino Irianto
- Direktur Transformasi: Neil Raymond Nills
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Fadjar Prasetyo
- Komisaris: Chairal Tanjung
- Komisaris: Frans Dicky Tamara
- Komisaris Independen: Mawardi Yahya
(*Red)
















