Harga Cabai Meroket, Pemerintah Ajak Warga Tanam Sendiri di Rumah

"Harga cabai meroket di 514 daerah akibat masalah distribusi. Pemerintah mendorong gerakan tanam cabai di rumah sebagai solusi untuk menekan harga."
Harga cabai meroket di 514 daerah akibat masalah distribusi. Pemerintah mendorong gerakan tanam cabai di rumah sebagai solusi untuk menekan harga. (Dok. Ist)

Baca Juga: Dana Reses Anggota DPR Resmi Naik Menjadi Rp702 Juta per Kegiatan

“Kalau masyarakat mau menanam cabai di komunitas masing-masing, hasilnya cepat dipanen dan bisa bantu menekan harga di pasar,” kata Tito.

Ia menjelaskan bahwa akar permasalahan kenaikan harga ini bukanlah pada kurangnya produksi, melainkan pada rantai distribusi yang belum optimal.

Ia mencontohkan Provinsi Sumatera Utara yang mengalami inflasi karena harga cabai tinggi, padahal merupakan salah satu sentra produksi cabai nasional.

“Masalahnya bukan di produksi, tetapi di distribusi. Perlu solusi agar distribusinya lebih lancar,” ujarnya.

Gerakan menanam cabai di rumah diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pasokan dari daerah lain dan menjaga stabilitas harga di tingkat lokal.

Baca Juga: Atasi Inflasi, Pemerintah Fokus Kendalikan Harga Ayam dan Jaga Stabilitas Beras

(*Mira)