Selain itu, mereka juga takut akan terancamnya kelestarian sumber-sumber mata air yang menjadi penopang utama kehidupan sehari-hari.
Warga menegaskan akan terus melakukan perlawanan jika pihak perusahaan dan pemerintah tetap memaksakan rencana pertambangan tersebut.
Mereka berkomitmen untuk melindungi tanah leluhur dari kerusakan atas nama investasi.
(ra)
















