Warganet tidak tinggal diam dan langsung membanjiri kolom komentar dengan nada skeptis serta menuntut transparansi.
Banyak yang menduga kendaraan tersebut digunakan untuk urusan pribadi yang tidak ada kaitannya dengan tugas kedinasan.
Salah satu komentar menyoroti potensi penyalahgunaan fasilitas negara secara lugas.
“Kalau hanya untuk urusan pribadi, kenapa harus pakai mobil dinas?” tulis seorang warganet, menyuarakan sentimen umum.
Hingga saat ini, pihak Pemkab Sekadau belum memberikan klarifikasi resmi atas temuan ini.
Publik kini menantikan penjelasan dari pihak berwenang mengenai dasar hukum dan tujuan perjalanan dinas tersebut, jika memang ada.
Baca Juga: Diduga untuk Tambang Ilegal, Sopir Truk di Sekadau ‘Dikorbankan’ SPBU Rawak
(*Mira)
















