Akibat insiden tersebut, dua pelajar harus dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan intensif.
Pengendara Honda Vario, Matius Hiuwiliam (14), pelajar asal Kotawaringin Timur, mengalami luka berat di bagian kepala dan wajah.
Sementara itu, pengendara Honda PCX, Fachrul Rozi (15), pelajar dari Desa Moton Tinggi, Kecamatan Anjongan, menderita luka lecet di kaki dan wajah serta bengkak di paha kiri.
“Dua korban sudah kami evakuasi dan mendapat perawatan medis. Korban Matius dirujuk ke RS Medika Jaya Pontianak setelah mendapat penanganan awal di Puskesmas Sungai Pinyuh,” terang AKP Bambang.
Pihak kepolisian kini tengah mencari pengendara Honda Beat yang melarikan diri sesaat setelah kejadian. Identitasnya masih dalam penelusuran.
“Satu pengendara lain melarikan diri usai kejadian, dan sedang kami telusuri identitasnya,” tambah AKP Bambang.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan dua unit motor sebagai barang bukti, dan memintai keterangan sejumlah saksi. Kerugian materiil diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Baca Juga: Patroli Malam Minggu Polsek Pontianak Selatan Amankan Belasan Remaja Diduga Balap Liar
Sebagai penutup, AKP Bambang Siswanto memberikan peringatan keras kepada para remaja agar tidak menjadikan jalan raya sebagai arena balap.
“Jalan raya bukan tempat untuk balapan. Kami akan tindak tegas setiap aksi balap liar di Sungai Pinyuh karena membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
(*Red)
















