Update Bencana Nasional: Puting Beliung dan Karhutla Landa Tiga Provinsi dalam Sepekan

Sejumlah atap rumah warga rusak akibat terpaan angin puting beliung yang menerjang Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Kamis (9/10/2025). Foto: HO/Faktakalbar.id
Sejumlah atap rumah warga rusak akibat terpaan angin puting beliung yang menerjang Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Kamis (9/10/2025). Foto: HO/Faktakalbar.id

Faktakalbar.id, NASIONAL – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis laporan bencana terkini BNPB yang mencatat sejumlah insiden di berbagai wilayah Indonesia pada periode 10–11 Oktober 2025.

Laporan tersebut menyoroti beberapa kejadian angin puting beliung yang merusak puluhan rumah di Sumatera Utara dan Maluku Utara, serta kebakaran lahan di Jawa Tengah.

Baca Juga: BNPB: Cuaca Ekstrem Picu Bencana di Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diminta Waspada

Puting Beliung Landa Sejumlah Wilayah

Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang dilaporkan menerjang tiga kabupaten di dua provinsi berbeda.

Di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, puting beliung pada Kamis (9/10) malam menyebabkan 27 rumah rusak dan berdampak pada 81 jiwa di Kecamatan Tanjung Beringin dan Teluk Mengkudu.

BPBD setempat bersama tim gabungan telah turun ke lokasi untuk membantu warga membersihkan puing dan mendata kebutuhan darurat.

Masih di Sumatera Utara, Kabupaten Batu Bara juga dilanda angin kencang di hari yang sama. Bencana ini berdampak pada 13 kepala keluarga, merusak 13 rumah dengan kategori ringan hingga sedang, serta satu fasilitas ibadah.

BPBD Kabupaten Batu Bara bergerak cepat berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan untuk menyalurkan bantuan.

Sementara itu, di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, hujan deras dan angin kencang pada Selasa (7/10) merusak 17 rumah di Desa Libano.

Sebanyak 17 kepala keluarga terdampak, namun tidak ada laporan korban jiwa.

BPBD Pulau Morotai bersama TNI, Polri, dan warga setempat kini masih fokus melakukan perbaikan rumah.

Baca Juga: BNPB Rilis Data Bencana Terkini, Sejumlah Wilayah Terdampak Hidrometeorologi

Kebakaran Lahan di Klaten Berhasil Dipadamkan

Selain bencana hidrometeorologi, insiden kebakaran juga terjadi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Jumat (10/10) sore. Kebakaran ini menghanguskan lahan tebu seluas 2,5 hektare di Kecamatan Ngawen.

“Berdasarkan laporan awal, kebakaran ini diduga dipicu oleh tindakan pembakaran oleh orang tak dikenal, sehingga api dengan cepat menjalar ke area sekitar yang kering,” sebut laporan dari Pusdalops BNPB.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Klaten bersama tim gabungan dari Damkar, relawan, TNI, dan Polri bekerja keras memadamkan api.

Proses pemadaman cukup menantang karena sulitnya akses mobil damkar, sehingga tim menggunakan alat semprot dan metode manual. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 22.00 WIB.

Baca Juga: Bencana Terbaru di Indonesia: BNPB Catat Kejadian Bencana dan Antisipasi Dampak Cuaca

Imbauan Kewaspadaan Bencana

Menanggapi serangkaian kejadian ini, BNPB kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Berdasarkan laporan bencana terkini BNPB, potensi ancaman bencana hidrometeorologi basah dan kering masih tinggi.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana seperti angin kencang dan hujan lebat. Selain itu, jangan melakukan pembakaran lahan atau sampah sembarangan karena dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan. Segera hubungi pihak berwenang jika terjadi kondisi darurat,” tutup pernyataan resmi BNPB.

(*Red)