Bukan Cuma Malas, Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Anda Masih Mengantuk Meski Cukup Tidur

"Sering merasa masih ngantuk di pagi hari meskipun sudah cukup tidur? Kenali penyebabnya, mulai dari sleep inertia hingga kualitas tidur, dan temukan cara efektif mengatasinya."
Sering merasa masih ngantuk di pagi hari meskipun sudah cukup tidur? Kenali penyebabnya, mulai dari sleep inertia hingga kualitas tidur, dan temukan cara efektif mengatasinya. (Dok. Ist)

Setiap siklus ini memiliki beberapa tahapan, mulai dari tidur ringan hingga tidur sangat dalam (deep sleep).

Masalah besar muncul ketika alarm Anda berbunyi tepat di tengah-tengah fase tidur dalam. “Ditarik” paksa dari tahap ini akan terasa sangat berat dan mengejutkan bagi tubuh.

Inilah sebabnya mengapa seseorang yang tidur selama 7,5 jam (setara lima siklus penuh) bisa merasa jauh lebih segar dibandingkan orang yang tidur 8 jam tetapi alarmnya berbunyi di tengah-tengah siklus keenamnya.

3. Kualitas Tidur Anda Sebenarnya Buruk

Anda mungkin sudah berbaring di tempat tidur selama delapan jam, namun itu tidak menjamin Anda benar-benar tidur nyenyak.

Kualitas tidur yang buruk sering kali menjadi biang keladi yang tidak disadari. Ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, misalnya paparan cahaya biru dari layar ponsel sebelum tidur yang menekan produksi hormon kantuk.

Selain itu, lingkungan tidur yang tidak ideal—seperti kamar yang terlalu panas, berisik, atau terang—dapat membuat Anda sering terbangun sekilas tanpa mengingatnya.

Kebiasaan mengonsumsi makanan berat, kafein, atau alkohol menjelang waktu tidur juga dapat merusak pola tidur alami, sama halnya seperti stres yang membuat otak sulit rileks sepenuhnya.

4. Tubuh Kekurangan Sinyal untuk Bangun

Tubuh kita sangat bergantung pada sinyal dari lingkungan untuk mengatur jam biologis internal atau ritme sirkadian.

Jika Anda bangun di dalam kamar yang gelap gulita dan langsung berdiam diri, tubuh tidak segera mendapat pesan bahwa hari sudah pagi dan waktunya untuk aktif.

Sinyal kuat seperti cahaya matahari dan sedikit pergerakan fisik adalah pemicu penting yang memberi tahu seluruh sistem tubuh untuk berhenti memproduksi hormon tidur dan segera memulai aktivitasnya.

Cara Mengatasinya Agar Pagi Lebih Segar

  • Konsisten dengan Jadwal Tidur: Cobalah untuk tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari, bahkan di akhir pekan.
  • Hindari Tombol Snooze: Menekan tombol snooze hanya akan memulai siklus tidur baru yang pasti akan terganggu lagi, memperburuk sleep inertia.
  • Biarkan Cahaya Pagi Masuk: Segera setelah bangun, buka tirai atau jendela. Cahaya alami adalah sinyal terkuat bagi otak untuk berhenti memproduksi hormon tidur.
  • Minum Segelas Air Putih: Tubuh mengalami dehidrasi ringan setelah semalaman tidak minum. Air putih dapat membantu menyegarkan dan mengaktifkan kembali metabolisme.
  • Lakukan Peregangan Ringan: Gerakan sederhana selama 5 menit dapat melancarkan aliran darah dan membantu mengusir rasa kantuk.

Dengan memahami penyebabnya, Anda bisa membuat penyesuaian kecil yang akan membawa perubahan besar pada kualitas pagi Anda.

Baca Juga: Jangan Lewatkan Sarapan! Ini 5 Masalah Kesehatan yang Mengintai Anda

(*Mira)