Bukan Cuma Malas, Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Anda Masih Mengantuk Meski Cukup Tidur

"Sering merasa masih ngantuk di pagi hari meskipun sudah cukup tidur? Kenali penyebabnya, mulai dari sleep inertia hingga kualitas tidur, dan temukan cara efektif mengatasinya."
Sering merasa masih ngantuk di pagi hari meskipun sudah cukup tidur? Kenali penyebabnya, mulai dari sleep inertia hingga kualitas tidur, dan temukan cara efektif mengatasinya. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Alarm berbunyi, pagi telah tiba. Anda melirik jam dan tahu bahwa Anda sudah tidur selama 7 atau 8 jam—waktu yang dianggap ideal.

Namun anehnya, tubuh terasa berat, kepala seolah masih tertinggal di alam mimpi, dan keinginan untuk kembali menarik selimut jauh lebih kuat daripada semangat memulai hari.

Jika skenario ini terdengar familier, Anda tidak sendirian.

Fenomena merasa lelah dan mengantuk di pagi hari meskipun durasi tidur sudah terpenuhi adalah hal yang sangat umum.

Baca Juga: Kenapa Badan Sering ‘Drop’ dan Sakit Saat Akhir Pekan?

Ini bukanlah pertanda kemalasan, melainkan sebuah respons fisiologis tubuh yang dapat dijelaskan secara ilmiah.

Jadi, mengapa ini bisa terjadi? Jawabannya tidak hanya terletak pada seberapa lama Anda tidur, tetapi juga bagaimana kualitas tidur Anda.

1. Otak Anda Butuh Waktu untuk “Panas”

Istilah ilmiah untuk rasa grogi atau “nyawa belum terkumpul” sesaat setelah bangun tidur adalah sleep inertia.

Ini merupakan kondisi transisi yang sangat alami ketika otak Anda beralih dari mode tidur ke mode terjaga sepenuhnya.

Bayangkan saja otak Anda seperti mesin kendaraan yang butuh waktu pemanasan sebelum bisa berjalan mulus.

Selama fase ini, kemampuan kognitif seperti kewaspadaan dan kecepatan berpikir belum berfungsi optimal.

Sleep inertia biasanya berlangsung antara 15 hingga 60 menit dan menjadi alasan utama mengapa Anda merasa linglung di awal hari.

2. Anda Terbangun di Momen yang Salah

Saat kita tidur, otak melewati beberapa siklus yang masing-masing berdurasi sekitar 90 menit.