Faktakalbar.id, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyoroti praktik pemborosan anggaran yang dinilai masih marak terjadi di lingkungan pemerintah daerah (pemda).
Ia menegaskan bahwa efisiensi belanja harus menjadi prioritas utama agar dana publik dapat dialihkan secara maksimal untuk program-program yang menyentuh langsung kepentingan rakyat.
Baca Juga: 18 Gubernur Geruduk Menkeu, Curhat Soal Anggaran Daerah Dipangkas Habis
Pernyataan ini disampaikannya dalam acara “Peluncuran Dokumen Master Plan Produktivitas Nasional” yang digelar di kantor Bappenas, Jakarta, pada Selasa (7/10/2025).
Menurutnya, dokumen tersebut akan menjadi panduan penting bagi kementeriannya dalam menyempurnakan arahan kepada pemerintah daerah.
“Kami sudah melakukan beberapa langkah jadi mohon nanti dikoreksi dan Master Plan Produktivitas Nasional ini juga akan menjadi guideline (pedoman) bagi kami, untuk lebih menyempurnakan langkah-langkah yang diberikan kepada pemerintah daerah,” ujar Tito.
Sebagai informasi, Master Plan Produktivitas Nasional (MPPN) yang disusun oleh Kementerian PPN/Bappenas bertujuan mendorong transformasi ekonomi Indonesia agar keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle income trap) dan mampu bersaing di tingkat global.
















