Selain itu, Bapanas juga mencatat adanya 1,45 juta ton beras pemerintah yang sudah menumpuk di gudang Bulog lebih dari setengah tahun.
Jumlah ini setara dengan 37,95% dari total stok beras saat ini yang mencapai 3,84 juta ton.
“Perum Bulog harus rutin melakukan pengujian kualitas Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk memastikan beras yang sampai ke masyarakat layak konsumsi dari segi sensori dan keamanan pangan,” tambah Nita.
Sebelumnya, inspeksi Komisi IV DPR juga mendapati 1.200 ton beras lokal di Gudang Bulog Tabahawa, Maluku Utara, yang sudah berubah warna menjadi keabu-abuan karena disimpan sejak Mei 2024.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengakui temuan tersebut dan berjanji akan segera melakukan pengolahan ulang agar beras layak dikonsumsi.
Baca Juga: Kualitas Beras SPHP Dikeluhkan, Warga Sambas Klaim Masih Layak Konsumsi
(*Mira)
















