Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Smartphone Tesla Pi Phone yang digadang-gadang akan merevolusi komunikasi global dan membuat Apple waspada, ternyata hanya sebatas isu hoax di media sosial. Ponsel yang dirumorkan hadir dengan fitur futuristik seperti internet gratis Starlink hingga sinkronisasi Neuralink ini, dibantah langsung oleh Elon Musk.
Isu mengenai Pi Phone ini mulai ramai di media sosial, termasuk di Facebook, sejak 23 September 2025. Rumor tersebut menyebutkan Tesla telah merilis Pi Phone dengan harga US$789 (sekitar Rp12–13 jutaan) dan akan mengubah peta persaingan ponsel dunia.
Agar terlihat meyakinkan, postingan ini disebar bersamaan dengan foto Elon Musk memegang ponsel tersebut, yang belakangan diketahui merupakan hasil editing atau render palsu.
Klaim Fitur Fantastis yang Dibantah
Rumor Pi Phone menjadi perbincangan karena mengklaim sejumlah fitur yang berada di luar batas kemampuan smartphone saat ini:
- Konektivitas Starlink Gratis: Ponsel diklaim dapat terkoneksi internet di mana pun tanpa SIM card, *roaming*, atau tagihan bulanan.
- Pengisian Daya Tenaga Surya: Baterai dapat terisi otomatis hanya dengan meletakkannya di bawah sinar matahari.
- Sinkronisasi Neuralink: Kontrol ponsel dimungkinkan melalui pikiran, berkat integrasi teknologi antarmuka otak-komputer.
- Fitur Mining Kripto: Ponsel bisa menghasilkan cryptocurrency langsung.
- Integrasi Kontrol Mobil Tesla & SpaceX: Ponsel dapat digunakan untuk membuka pintu mobil Tesla atau transmisi video langsung ke satelit SpaceX.
Baca Juga: Tron: Ares Pakai Musik Dark Nine Inch Nails, Bakal Jadi Film Paling Kelam Disney Tahun Ini!
Klarifikasi Tegas Elon Musk
Meskipun rumor ini disebarkan dengan narasi bahwa Tesla memiliki reputasi untuk mendisrupsi bisnis yang sudah matang, tidak ada media kredibel yang memberitakan peluncuran Pi Phone ini. Spekulasi ini akhirnya ditepis secara tegas oleh Elon Musk sendiri.
Saat diundang dalam podcast Joe Rogan Experience, Musk ditanya mengenai kemungkinan Tesla membuat ponsel. Musk menjawab dengan tegas, “Tidak, kami tidak membuat ponsel.”
Namun, ia menambahkan bahwa Tesla mungkin akan mempertimbangkan untuk membuat ponsel jika Apple atau Google memblokir aplikasi Tesla atau layanan Starlink.
Hingga saat ini, rumor kehadiran Tesla Pi Phone tetap berseliweran di media sosial, diduga dengan tujuan utama mencari keuntungan dari pemasukan iklan.
Isu Pi Phone membuat persaingan smartphone memasuki babak baru, meskipun hanya dalam ranah spekulasi. Hal ini menunjukkan bahwa masa depan komunikasi tanpa batas ala Elon Musk menjadi impian yang paling dinantikan oleh banyak konsumen.
(*Red)
















