Pahami Jenis-jenis Virus Influenza A dan B: Penyebab Pandemi hingga Vaksinasi Tahunan

Perbedaan Influenza A dan B: Gejala, Mutasi, dan Pencegahan
Ilustrasi seseorang terkena flu. (Dok.Ist)

Perbedaan Influenza A dan B juga terletak pada tingkat mutasinya. Tingkat mutasi influenza B lebih lambat dibandingkan influenza A.

Influenza B terbagi dalam dua garis keturunan utama, yaitu Victoria dan Yamagata. Meski mutasinya lebih lambat, gejala yang ditimbulkan bisa sama beratnya, terutama bagi anak-anak, lansia, atau orang dengan daya tahan tubuh lemah.

Gejala Umum dan Pencegahan Terbaik

Kedua Jenis-jenis Virus Influenza ini, baik A maupun B, memiliki gejala yang mirip. Gejala yang ditimbulkan, di antaranya adalah demam dan menggigil, nyeri otot dan sendi, sakit kepala, batuk dan pilek, serta lemas. Sebagian besar orang akan sembuh dalam beberapa hari hingga satu minggu.

Namun, bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, lansia, atau penderita penyakit kronis, flu bisa berkembang menjadi komplikasi serius seperti pneumonia.

Seseorang bisa menularkan flu bahkan sebelum gejala muncul dan tetap menular hingga sekitar tujuh hari setelahnya.

Baca Juga: Kenapa Bau Badan Berubah Saat Sakit? Ini Penyebabnya!

Pengobatan dan Pencegahan Flu

Tidak ada obat yang benar-benar bisa menyembuhkan flu. Namun, istirahat cukup, minum banyak cairan, dan konsumsi obat pereda gejala bisa membantu proses pemulihan.

Dokter dapat meresepkan obat antivirus (seperti oseltamivir/Tamiflu atau zanamivir/Relenza) pada kasus tertentu.

Obat ini perlu diminum dalam 1–2 hari pertama setelah gejala muncul untuk mempercepat pemulihan.

Kutipan Penting: Cara terbaik mencegah flu adalah dengan vaksinasi tahunan. CDC merekomendasikan vaksin flu bagi semua orang berusia enam bulan ke atas.

Vaksin ini membantu mengurangi risiko sakit parah, rawat inap, bahkan kematian akibat komplikasi flu.

Baca Juga: Jangan Sepelekan! Pahami Pentingnya Monitoring Gula Darah untuk Cegah Komplikasi Diabetes

Langkah pencegahan lain yang disarankan adalah:

  • Cuci tangan dengan sabun secara rutin.
  • Tutup hidung dan mulut saat batuk atau bersin.
  • Gunakan masker jika sedang sakit dan istirahat di rumah hingga benar-benar pulih.

(*Drw)