Jangan Sepelekan! Pahami Pentingnya Monitoring Gula Darah untuk Cegah Komplikasi Diabetes

Pentingnya Monitoring Gula Darah, Ini 3 Jenis Pemeriksaannya
Ilustrasi Alat Cek Gula Darah (canva.com)

Pemantauan ini membantu melindungi organ vital agar kadar gula tetap berada dalam batas normal.

“Jika gula darah tidak terkontrol, dalam jangka panjang dapat menimbulkan kerusakan pada pembuluh darah, ginjal, mata, saraf, hingga jantung,” tambah dr. Luse.

3. Memberikan Kendali Penuh pada Pasien

Terakhir, pemantauan rutin memberikan kendali lebih besar bagi pasien dalam mengelola penyakitnya.

Dengan mengetahui hasil pemeriksaan, pasien dapat memahami pola perubahan kadar gula.

Mereka sekaligus dapat belajar menyesuaikan pola makan, aktivitas fisik, dan gaya hidup agar gula darah tetap stabil.

Baca Juga: Jeruk Campur Kecap Dapat Meredakan Batuk, Fakta atau Mitos?

3 Jenis Pemeriksaan Gula Darah yang Wajib Diketahui

Mengingat Pentingnya Monitoring Gula Darah, dr. Luse menjelaskan beberapa Jenis Pemeriksaan Gula Darah yang dapat dilakukan oleh penderita diabetes:

  1. Pemeriksaan Mandiri (Glukometer): Ini adalah cara paling praktis di rumah. Cukup tusuk ujung jari untuk mengambil sampel darah kapiler.
    Hasilnya terlihat dalam hitungan detik. Pemeriksaan ini biasa dilakukan sebelum makan, dua jam setelah makan, sebelum tidur, atau saat muncul gejala hipoglikemia.
  2. Pemeriksaan HbA1c (Hemoglobin A1c): Pemeriksaan ini memberikan gambaran rata-rata kadar gula darah dalam tiga bulan terakhir.
    Pemeriksaan ini menilai keberhasilan pengelolaan diabetes dalam jangka panjang.
    Target yang disarankan umumnya <7%, sesuai rekomendasi dokter, dan pemeriksaan dilakukan setiap 3-6 bulan sekali di laboratorium.
  3. Continuous Glucose Monitoring (CGM): Ini adalah teknologi terbaru. Menggunakan sensor kecil yang ditempelkan di kulit, alat ini memantau kadar gula darah selama 24 jam.
    Hasilnya terbaca melalui aplikasi atau alat khusus. Pasien pun dapat mengetahui pola naik-turun gula darah sepanjang hari.

dr. Luse menegaskan bahwa pemantauan gula darah sama pentingnya dengan obat dan insulin. Dengan rutin melakukannya, pasien lebih jarang mengalami kondisi darurat akibat diabetes.

“Karena itu, jangan sepelekan, mulailah memantau gula darah secara teratur untuk menjaga kestabilan gula darah dan mencegah komplikasi,” tegasnya.

Untuk manajemen diabetes yang komprehensif, layanan Sugar Clinic di Mayapada Hospital menyediakan pemeriksaan skrining diabetes berbasis AI.

Selain itu tersedia juga tes gula darah (pemeriksaan HbA1c dan Kolesterol). Layanan Sugar Clinic ini tersedia di Jakarta (Kuningan dan Lebak Bulus), Tangerang, Bandung, dan Surabaya.

(*Drw)