Jenazah terakhir yang berhasil ditemukan oleh tim adalah Holong Gembira Silaban dan Zaverius Magai.
“Dua yang ditemukan terakhir itu baru tiba di Rumah Sakit Tembagapura sekitar pukul 03.00 WIT,” ujar Firman.
Setibanya di Rumah Sakit Tembagapura, tim dokter dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Papua segera menangani kelima jenazah untuk proses identifikasi resmi.
Baca Juga: Longsor Tambang Ilegal, 15 Meninggal Dunia
Iptu Firman melaporkan bahwa kondisi seluruh jenazah saat ditemukan masih dalam keadaan utuh, meskipun terjebak material longsor.
“Utuh semua, dari laporan yang kami terima, mereka hanya terjepit di antara lumpur-lumpur yang masuk ke area tambang bawah tanah,” katanya.
Upaya pencarian para korban dalam peristiwa kecelakaan tambang Freeport ini telah dilakukan secara intensif sejak insiden terjadi pada 8 September 2025 malam.
Sebelumnya, dua korban pertama dari PT Cita Contract telah ditemukan pada Sabtu (20/9/2025), juga dalam kondisi meninggal dunia.
Baca Juga: Jumlah Korban Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon Bertambah Jadi 13 Orang
(*Red)
















