Namun, Guimarães memastikan kemenangan Newcastle. Di menit ke-84, ia dijatuhkan oleh Elliot Anderson di dalam kotak penalti. Woltemade yang maju sebagai eksekutor sukses menyegel kemenangan melalui titik putih.
Gol tersebut menjadikan Woltemade sebagai pemain Newcastle ketiga yang berhasil mencetak gol dalam tiga pertandingan kandang Premier League pertamanya, menyamai rekor Les Ferdinand (1995) dan Alan Shearer (1996).
Tekanan untuk Postecoglou
Kekalahan ini membuat Postecoglou berada di bawah sorotan tajam. Pelatih asal Australia itu telah melihat timnya kebobolan 15 gol dari tujuh pertandingan dan para penggemar Newcastle sempat meneriakkan yel-yel “Anda akan dipecat besok pagi” ke arahnya.
Meskipun harus mengubah strategi secara pragmatis, termasuk memasukkan Ryan Yates, Nicolo Savona, dan Jair Cunha sebagai starter pertama mereka musim ini, Forest gagal membendung serangan balik Newcastle setelah kebobolan.
Guimarães, selain mencetak gol pembuka, juga menjadi kreator penalti. Pelatih Newcastle, Eddie Howe, yang memainkan skuad yang tidak berubah setelah kemenangan besar di Liga Champions tengah pekan, memuji kesabaran timnya.
“Kesabaran adalah kunci kemenangan yang pantas ini,” ujar Howe.
Selanjutnya, setelah jeda internasional, Newcastle akan melawat ke markas Brighton pada Sabtu (18/10/2025) sebelum menjamu Benfica di Liga Champions. Sementara itu, Nottingham Forest akan menjamu Chelsea di City Ground pada hari yang sama, sebelum menyambut Porto di Liga Europa.
(*Red)
















