Keringat yang pekat ini menjadi lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak dan menghasilkan aroma yang lebih menyengat.
3. Pengaruh Pola Makan dan Obat-obatan
Perubahan pola makan atau konsumsi obat-obatan tertentu saat sakit juga bisa memengaruhi aroma tubuh.
Zat-zat dari makanan atau obat-obatan dapat dikeluarkan melalui keringat dan urine, mengubah komposisi keringat dan memengaruhi baunya.
4. Stres pada Tubuh
Sakit adalah bentuk stres fisik bagi tubuh.
Stres memicu produksi hormon kortisol yang dapat mengubah komposisi keringat.
Keringat yang dihasilkan saat stres cenderung lebih kaya lemak dan protein, yang menjadi “makanan” favorit bagi bakteri penyebab bau badan.
Baca Juga: 5 Hal yang Bisa Kamu Lakukan Saat Sakit dan Jauh dari Ibu
(*Mira)
















