Dada Sering Terasa Ditusuk Jarum? Jangan Panik, Kenali 4 Penyebab Umumnya

"Pernah merasa dada seperti ditusuk jarum dan langsung panik? Kenali 4 penyebab umumnya, mulai dari masalah otot, gangguan pencernaan, hingga stres, yang seringkali bukan karena jantung."
Pernah merasa dada seperti ditusuk jarum dan langsung panik? Kenali 4 penyebab umumnya, mulai dari masalah otot, gangguan pencernaan, hingga stres, yang seringkali bukan karena jantung. (Dok. Ist)

Ketika asam lambung naik (GERD atau acid reflux), hal ini dapat menyebabkan sensasi terbakar (heartburn) atau nyeri tajam yang sering disalahartikan sebagai sakit jantung.

Selain itu, gas yang terperangkap di lambung atau usus juga bisa menekan ke atas dan menimbulkan rasa sakit yang menusuk dan tidak nyaman di area dada.

3. Stres dan Kecemasan Berlebih

Kesehatan mental memiliki dampak langsung pada kondisi fisik.

Saat Anda merasa cemas atau mengalami serangan panik, tubuh akan tegang.

Anda mungkin tanpa sadar menahan napas atau bernapas terlalu cepat (hiperventilasi).

Kombinasi ketegangan otot dada dan pola napas yang tidak teratur inilah yang sering memicu sensasi nyeri tajam dan menusuk, seolah-olah ada jarum di dalam dada.

4. Precordial Catch Syndrome (PCS)

Meskipun namanya terdengar rumit, PCS adalah kondisi yang sama sekali tidak berbahaya dan sangat umum terjadi pada anak-anak, remaja, dan orang dewasa muda.

Gejalanya sangat khas: nyeri tajam yang datang tiba-tiba di satu titik kecil di dada, terasa lebih parah saat menarik napas, dan biasanya hilang sendiri dalam beberapa detik hingga beberapa menit.

Penyebab pastinya tidak diketahui, namun diduga terkait dengan saraf yang terjepit atau iritasi pada lapisan paru-paru.

Kapan Harus Waspada?

Meskipun sering kali tidak berbahaya, segera cari pertolongan medis jika nyeri dada Anda disertai gejala berikut:

  • Menjalar ke lengan, punggung, leher, atau rahang.
  • Disertai sesak napas berat, pusing, dan keringat dingin.
  • Terasa seperti tekanan atau remasan yang hebat.
  • Tidak hilang setelah beberapa menit.

Mengenali potensi penyebabnya adalah langkah pertama untuk lebih tenang dan tahu kapan harus mencari bantuan profesional.

Baca Juga: Fakta atau Mitos: Boleh Tidaknya Mandi Saat Demam?

(*Mira)