Ruang Inklusif untuk Disabilitas dalam Penanggulangan Bencana: Mengapa “Nothing Without Us” Itu Penting

Rangkaian Diskusi Nothing Without Us : Ada Ruang Ruang Disabilitas dalam Penanggulangan Bencana yang merupakan rangkaian kegiatan Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana yang diselenggarakan di Rumah Pendopo Rakyat Mojokerto, Jawa Timur pada Selasa (1/10).
Rangkaian Diskusi Nothing Without Us : Ada Ruang Ruang Disabilitas dalam Penanggulangan Bencana yang merupakan rangkaian kegiatan Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana yang diselenggarakan di Rumah Pendopo Rakyat Mojokerto, Jawa Timur pada Selasa (1/10/2025). Foto: HO/Faktakalbar.id

Faktakalbar.id, MOJOKERTO – Kedeputian Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan Siap Siaga Kemitraan Australia-Indonesia menggelar diskusi bertajuk “Nothing Without Us: Ada Ruang untuk Disabilitas dalam Penanggulangan Bencana.”

Acara ini berlangsung di Rumah Pendopo Rakyat Mojokerto, Jawa Timur, pada Selasa (1/10/2025).

Baca Juga: Tragedi Ambruknya Ponpes Al Khoziny, Kepala BNPB Tinjau Langsung dan Salurkan Bantuan

Diskusi ini menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana yang dipusatkan di Mojokerto dari 1 hingga 3 Oktober 2025.

Tujuannya adalah berbagi pembelajaran dan pengalaman dari para pelaku penanggulangan bencana, terutama dari komunitas disabilitas yang telah aktif terlibat di setiap fase penanganan bencana.

Sejak tahun 2014, BNPB telah menunjukkan komitmennya dengan mengeluarkan Peraturan Kepala BNPB Nomor 14 Tahun 2014.

Aturan ini berfokus pada penanganan, perlindungan, dan partisipasi penyandang disabilitas dalam penanggulangan bencana.

Dengan demikian, kebijakan pemerintah harus selalu mengedepankan hak-hak disabilitas, memastikan tidak ada batasan untuk mereka mendapatkan perlindungan, edukasi, dan terlibat sebagai pelaku dalam penanganan bencana.