Faktakalbar.id, SIDOARJO – Tim SAR gabungan mulai menggunakan alat berat untuk mengevakuasi korban reruntuhan Ponpes Al Khoziny.
Keputusan ini diambil setelah tidak ada lagi tanda kehidupan terdeteksi pada Kamis (2/10/25).
Baca Juga: Lima Korban Selamat Ditemukan di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Kepala BNPB, Suharyanto, mengatakan tim kini masuk ke tahap evakuasi korban meninggal dunia.
“Sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan, tim SAR gabungan memutuskan masuk tahap selanjutnya,” ungkapnya.
Pihak keluarga korban telah menyepakati kelanjutan operasi SAR sesuai protokol yang berlaku.
“Keluarga korban sudah sepakat dan meminta kami melanjutkan operasi SAR menggunakan alat berat,” imbuhnya.
Hingga Kamis sore, total korban meninggal dunia yang ditemukan berjumlah lima orang.
Sementara itu, sebanyak 58 orang lainnya masih dalam proses pencarian di bawah reruntuhan.
















