Karena itu, biota yang terdampar harus segera ditangani dengan cara dikuburkan.
Masyarakat Desa Pantai Bahagia sendiri percaya bahwa hiu paus adalah penolong bagi nelayan.
Baca Juga: DKP Kalbar Verifikasi Puluhan Kapal Nelayan di Kota Singkawang
Kepercayaan leluhur melarang mereka memakan atau melukai satwa laut pembawa berkah itu.
Tindakan warga ini sejalan dengan upaya pelestarian biota laut yang dilindungi oleh negara.
Kearifan lokal terbukti menjadi garda terdepan dalam menjaga keberlangsungan ekosistem laut.
(ra)
















