Perkuat Toleransi di Pontianak, Wako Ajak Lembaga Keagamaan Berperan Aktif

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono membuka Pembinaan Lembaga Keagamaan di Kantor Wali Kota.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono membuka Pembinaan Lembaga Keagamaan di Kantor Wali Kota. Foto: HO/Faktakalbar.id

Ia menekankan pentingnya peran agama sebagai landasan moral dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman.

“Sekarang semua bisa direkayasa. Karena itu, masyarakat jangan mudah terprovokasi, Kita harus tetap menjaga kerukunan dan menjadikan agama sebagai landasan moral dalam menghadapi perkembangan zaman” tegasnya.

Acara pembinaan ini, yang berlangsung dari 30 September hingga 6 Oktober 2025, melibatkan 400 peserta dari lima agama.

Baca Juga: Pontianak Jadi Rujukan FKUB Padang untuk Pelajari Toleransi Umat Beragama

Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Pontianak, M Yasin, menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah untuk membina lembaga keagamaan.

“Tujuan kegiatan ini adalah membina lembaga-lembaga keagamaan agar memahami fungsi dan perannya dalam membina organisasi maupun masyarakat yang dibinanya, Sehingga tercipta pemahaman keagamaan yang baik, tidak egois, dan mampu memperkuat kehidupan berbangsa.” jelas Yasin.

Ruswandi, Kasubag Tata Usaha Kementerian Agama Kota Pontianak, menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan sangat penting untuk menjaga keberagaman.

“Lembaga keagamaan tidak hanya menjadi pusat peribadatan, tetapi juga tempat pembelajaran nilai-nilai agama agar umat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa,” pungkasnya.

Baca Juga: Memperkuat Toleransi, Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Gelar Dialog Lintas Agama

(*Red/Prokopim)