Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Ketindihan, atau dalam istilah ilmiah disebut sleep paralysis, adalah kondisi saat seseorang sadar namun tidak dapat menggerakkan tubuhnya saat akan tidur atau saat bangun tidur.
Pengalaman ini sering kali disertai halusinasi visual atau auditori yang menakutkan, sehingga banyak orang menganggapnya sebagai fenomena mistis.
Namun, secara ilmiah, kondisi ini memiliki penjelasan yang logis.
Berikut adalah penjelasan ilmiah di balik fenomena ketindihan:
Baca Juga: Sulit Tidur? Ini 10 Tips Ampuh Mengusir Insomnia untuk Tidur yang Berkualitas
1. Gangguan pada Siklus Tidur REM
Ketindihan terjadi karena adanya ketidakselarasan antara otak dan tubuh saat transisi antara fase tidur REM (Rapid Eye Movement) dan keadaan bangun.
Selama tidur REM, otot-otot tubuh kita secara alami lumpuh (atonia) untuk mencegah kita bergerak mengikuti mimpi.
Saat ketindihan terjadi, otak sudah sadar, tetapi kelumpuhan otot ini masih berlangsung.
Akibatnya, kita terbangun dalam keadaan sadar penuh, tetapi tidak bisa menggerakkan tubuh.
2. Halusinasi Akibat Kondisi Setengah Sadar
Pengalaman melihat bayangan atau mendengar suara saat ketindihan bukanlah hal gaib.
















