Selain itu, penerapan teknologi baru pada IPA ini berpotensi meningkatkan kualitas air.
“Teknologinya baru, kualitas air di sini sebenarnya sudah layak minum langsung. Namun tetap perlu pengujian karena distribusi ke rumah tangga dipengaruhi kondisi pipa,” kata Edi saat meninjau proyek, Kamis (25/9/2025).
Pemerintah kota juga akan melakukan evaluasi terhadap jaringan perpipaan yang ada untuk mendukung distribusi air dari IPA baru.
“Kalau pipa lama masih berfungsi baik, akan dipertahankan. Tapi kalau perlu diganti, tentu akan kita ganti,” ucapnya.
Baca Juga: Syarat dan Prosedur Awal Pendaftaran Sambungan Baru Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa
(*Mira)
















